Tips Memotret Pemandangan Secara Landscape untuk Pemula

tips memotret pemandangan secara landscape untuk pemula

Hobi memotret atau yang biasa disebut juga dengan fotografi belakangan ini mulai diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya para pemudanya. Seiring dengan ramainya salah satu jejaring sosial yang menggunakan foto sebagai “feed” nya – yakni instagram. Banyak dari masyarakat yang kemudian menyukai dan mendalami seni fotografi guna menghasilkan hasil jepretan yang memuaskan untuk di post di Instagram. Selain itu banyak juga fotografer fotografer pemula yang mendalami seni fotografi untuk berbagai kepentingan seperti menjadikannya pekerjaan, sekedar hobi, atau untuk kepentingan kepentingan lain. Dalam seni fotografi ada banyak sekali ilmu-ilmu yang harus dipelajari dan diperhatikan. Untuk mendapatkan hasil jepretan yang artistik dan menarik tidak bisa dilakukan secara asal. Ada berbagai macam teknik yang perlu diketahui. Berbeda objek maka teknik yang digunakan juga berbeda pula. Seperti misalnya seseorang ingin mengambil foto dari pemandangan. Ada berbagai teknik yang dapat dipelajari untuk mendapatkan foto pemandangan yang bagus dan komposisinya pas. Untuk pemula, memotret pemandangan yang cukup mudah dipelajari adalah dengan posisi landscape. Berikut beberapa tips memotret pemandangan secara landscape untuk pemula.

Pilih Spot yang Menarik

Untuk mendapatkan hasil dokumentasi yang bagus hal pertama yang perlu diperhatikan tentu saja objeknya. Dalam hal ini di mana yang menjadi objek adalah pemandangan maka penting untuk fotografer memilih spot-spot  menarik yang akan diambil gambarnya. Setelah menemukan Spot yang dirasa menarik fotografer dapat melanjutkan ke sesi berikutnya.

Menentukan Komposisi Objek

Dalam foto landscape pemandangan yang bagus, terdapat beberapa unsur atau komposisi yang pas. Komposisi objek yang pas terdiri dari foreground, middleground, dan juga background. Unsur – unsur tersebut digunakan untuk memberi kedalaman pada foto landscape pemandangan tersebut sehingga dapat mengundang mata pemirsa untuk mengeksplorasi setiap sudut dari gambar pemandangan yang Anda ambil. Anda dapat menggunakan aperture sempit guna memaksimalkan kedalaman pemandangan. Penggunaan lensa wide lebih direkomendasikan untuk matikan objek pemandangan secara landscape karena anda dapat memotret dengan rentang jarak fokus yang lebih bervariasi sehingga dapat meningkatkan cerita dalam foto yang diambil.

Menentukan Waktu Pemotretan

Menentukan waktu kapan seorang fotografer akan memotret – khususnya dalam memotret pemandangan, akan sangat mempengaruhi suasana dari gambar landscape yang diambil. Hal ini berkaitan dengan pencahayaan alami pada waktu-waktu tersebut. Menurut para fotografer profesional, waktu terbaik untuk mengambil gambar pemandangan adalah subuh menjelang pagi atau sore menjelang petang. Waktu-waktu tersebut dinamakan dengan golden hour. Untuk pemula sebaiknya hindari memotret pada siang hari yang terik karena cahaya matahari dapat menciptakan banyak kontras pada foto yang diambil.

Menggunakan Filter Polarizing

Dalam mengambil foto pemandangan secara landscape, untuk mendapatkan warna langit yang lebih cerah dan jelas, warna hijau dari tumbuhan yang terasa lebih hidup dan subur, serta meminimalisir backlight yang tidak perlu, banyak dari fotografer profesional menggunakan filter polarisasi.

Potret pemandangan yang baik memiliki komposisi yang pas akan mampu menggiring mata pemirsa ke dalam pemandangan tersebut seakan-akan mereka sedang berada tempat itu saat melihat foto tempat tersebut. Komposisi yang pas dari foto landscape pemandangan akan membuat hasil foto yang diambil terlihat hidup dan begitu nyata. Dengan sedikit informasi yang kita sebutkan diatas pemula bisa mempraktekkan dan lebih mengeksplor lagi untuk mendapatkan hasil landscape pemandangan yang indah.

Spread the love