2 Hal Penting Yang Harus Diketahui Dalam Pemotretan Pre-Wedding

2 Hal Penting Yang Harus Diketahui Dalam Pemotretan Pre-Wedding

2 Hal Penting Yang Harus Diketahui Dalam Pemotretan Pre-Wedding. Beberapa tahun belakangan ini foto pre-wedding banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Apalagi dunia teknologi yang semakin berkembang sehingga kamera DSLR juga semakin bagus-bagus. Tidak hanya studio foto saja yang menyediakan jasa foto pre-wedding, namun fotografer lepas khusus untuk foto pre-wedding juga semakin banyak. Teknik-teknik yang digunakan untuk memotret pasangan juga semakin bagus bila dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Maka tak heran apabila calon pengantin bersedia membayar mahal untuk melakukan sesi foto pre-wedding. Lokasi yang dijadikan tempat pemotretan pre-wedding juga tidak hanya di Indonesia saja, sudah banyak yang melakukannya di luar negeri seperti Eropa, Asia dan juga Amerika.

Hal Yang Perlu Diketahui Dalam Proses Pemotretam Pre-Wedding

Tentunya masa-masa menjelang pernikahan merupakan masa yang indah dan patut untuk dikenang. Ketika nantinya sudah berkeluarga, memiliki anak dan ketika sudah memiliki cucu maka foto-foto pre-wedding akan menjadi pengingat betapa mereka berdua saling mencintai. Dan cinta mereka berdua diikat dalam sebuah pernikahan. Foto-foto pre-wedding juga biasanya akan dipajang ketika resepsi pernikahan dimulai. Pengantin pria dan wanita akan memajang foto pre-wedding terbaik mereka agar tamu-tamu yang datang mengetahui besarnya cinta mereka berdua. Hal-hal seperti itulah yang dilihat oleh fotografer sebagai kesempatan untuk mendalami seni fotografi khusus pre-wedding.

Hal Yang Perlu Diketahui Dalam Proses Pemotretam Pre-Wedding 

Berbeda dengan fotografi lainnya seperti fotografi alam, ulang tahun, hewan dan lain sebagainya, fotografi pre-wedding membutuhkan teknik yang tinggi agar mendapatkan foto terbaik dan pastinya membuat pasangan terlihat begitu romantis. Bagaimana caranya membangun suasana yang tepat agar cinta mereka berdua dapat dirasakan oleh orang yang melihat foto mereka tersebut. Ada beberapa tips penting yang harus dikuasai oleh fotografer pre-wedding agar bisa mendapatkan foto terbaik.

  1. Lokasi

Pemilihan tempat pemotretan biasanya sudah dipilih oleh pasangan atau klien, namun sebagai seorang fotografer anda juga harus bisa memberikan saran tempat-tempat yang bagus untuk pemotretan. Jangan lupa untuk menyesuaikan lokasi pemotretan dengan tema yang dipilih. Lebih baik lagi jika bisa mendapatkan lokasi yang tidak terlalu ramai sehingga lebih mudah untuk menjalin komunikasi dan membangun suasanya pemotretan yang baik karena biasanya pasangan lebih mudah gugup ketika berfoto dihadapan banyak orang.

  1. Ekspresi

Dalam fotografi pre-wedding, ekspresi menjadi hal yang sangat penting dan tidak dapat dikesampingkan. Anda harus bisa membuat pasangan merasa nyaman selama proses pemotretan sehingga foto yang dihasilkan terlihat natural dan tidak kaku. Anda bisa memberikan arahan, masukan, mengajak mengobrol dan lain sebagainya sehingga  proses pemotretan dapat berjalan dengan lancar. Lebih baik lagi jika anda dapat mengenal pasangan sehingga dapat mengetahui keinginan pasangan/ klien. Mulai dari konsep, pakaian, make up hingga menjelaskan proses pemotretan secara singkat.

Perlu anda perhatikan juga, jangan sampai anda kehabisan pose ataupun aktivitas yang akan dilakukan oleh pasangan/ klien ketika berfoto. Tentunya jika semua foto pre-wedding memiliki pose yang sama akan menjadi kurang menarik. Banyaknya pose dan aktivitas yang dilakukan selama proses pemotretan akan mempermudah anda untuk mendapatkan foto-foto yang bagus, pasangan/ klien pun juga akan merasa puas dengan hasil kerja anda. Untuk mendapatkan suasana romantis anda bisa memulai pemotretan pada pagi hari (matahari terbit) atau sore hari (matahari terbenam). Siluet yang dihasilkan dari sinar matahari memberikan efek foto yang natural dan juga romantis. Untuk membangun suasana romantis juga menjadi lebih mudah karena efek sinar hangat matahari.

Spread the love